« Nasib Perokok Pasif.. | Start | 19 Januari »

Dienstag, Januar 15, 2008

Pelita

Pelita_persimpangan psst dengar..
Pelita tua di persimpangan jalan itu bisa bicara

ia bercerita padamu
betapa inginnya ia bertangan dan berkaki
untuk memanjat tembok-tembok yang dikiranya menjulang kelangit

"...lalu akan kusisiri benang-benang yang menggantung bintang dengan jari-jariku, hingga ia bersinar lebih gemilang" bisiknya lembut

ini pasti bukan sekedar perasaan penuh romantika picisan yang membuat pelita bersimbah air di mata, walau tak pernah ada ungkapan kecewa
ku dengar bintang menjawab dengan suara yang serak
bahwa tak ada benang yang dapat disisiri dengan jari
bahwa ia adalah sekedar bintang jatuh
yang sebentar lagi akan menghempas bumi
dan tak akan bersinar lagi




PS:
untuk biyungku yg tak pernah berhenti bersinar jadi pelitaku
walau aku tak jua bisa jad bintangnya..

selamat lembur
maaf nanda tak bisa ikut membantumu
seperti cita yg pernah kita gantungkan di langit dulu

                            

Kommentare

Kommentar schreiben

Kommentar schreiben

Name:

You are currently signed in as .


Mein Photo

Messages, Anyone?

  • Schreibt doch noch wieder ein Mal, bitte! ;))
    Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x