Bunga Fuji nan cantik dan harum namun beracun

Musim semi yang cukup hangat membuat beberapa bunga mekar lebih cepat. Bagi saya hal ini merupakan hal yang menyenangkan bahwa saya sejak akhir April sudah dapat menikmati bunga-bunga Mei (mengingat rencana bepergian keluar Hamburg Mei ini).
Walaupun banyak juga jenis bunga yang mekar dan layu lebih cepat dari dugaan sehingga saya belum sempat menikmatinya dan memotretnya. Padahal bisa dikatakan hampir 3 kali seminggu saya mampir di Planten und Blomen..Ada saja bunga yang terlewatkan.
Bunga cantik lambang cinta
Untunglah saya masih sempat menikmati puncak bermekarannya si cantik Blauregen yang tumbuh di belakang Japanisches Teehaus di Planten und Blomen.
Subhanallah...cantik dan harum semerbak. Blauregen ada berbagai macam jenis. Ada yang berwarna biru keunguan, kuning dan putih.
Blauregen yang tumbuh di Planten und Blomen berwarna biru.

Alhamdulillah..saya tak punya alergi terhadap polen...jadi rasanya betah berlama-lama duduk di bangku taman di dekat Blauregen. Heavenly!
Blauregen atau Wisteria ini disebut juga sebagai bunga Fuji di Jepang. Bunga Fuji ini merupakan bunga lambang kota Kasukabe, Saitama. Di kota Crayon Sinchan ini, Wisteria juga merupakan lambang selamat datang, cinta dan umur yang panjang. Konon di Chinese Garden of Ushijima, tumbuh subur rumpun Wisteria yang berdiameter 4 meter yang berusia 1200 tahun!
Unglaublich..
Awas, beracun!
Sayangnya keindahan dan kecantikan serta keharuman Wisteria, hanya aman dinikmati oleh indra penglihatan dan penciuman, namun tidak oleh pencernaan.
Apa sebab?
Sebab si cantik ini ternyata beracun jika dimakan. Konsentrasi racun bunga ini terletak pada bijinya. Walau demikian, seluruh bagian dari Wisteria dinyatakan beracun. Wisterine atau Lectin yang terdapat pada beberapa butir biji Wisteria ini bisa mengakibatkan keracunan yang mematikan.
Nah..
Masih tetap tertarik untuk menikmati indah dan harumnya Wisteria?
Jika ya, sebaiknya segera bergegas mengunjungi tempat Wisteria tumbuh, terutama yang ingin menikmati Wisteria di Hamburg. Karena saat saya lihat kemarin sore, hampir semua pucuk bunga Wisteria telah mekar bahkan sudah ada yang mulai layu.
Selamat menikmati Wisteria yang cantik!
Tapi ingat lho, boleh dipandang..tak boleh dimakan!

Bunganya cantik banget ya Less?
Kita selalu melihat halaman orang lain lebih bagus.... Mengapa ya? Padahal seharusnya di tempat kita bisa sepanjang tahun berbunga khan? Solanya matahari juga bersinar sepanjang tahun......
Kommentiert von: Poppie | Mai 5, 2007 07:07 nachm.
Bu Poppie:
Iya bu cantik banget. Tepatnya sangat menarik perhatian. Soal bunga2an, kadang mata saya mirip2 serangga bu, mudah tertarik pada bunga yang mencolok bentuk dan warna serta baunya. Namun diiringi juga dgn was2 karena biasanya bunga cantik beracun. Wah! Makanya saya buru2 posting ini. karena sepertinya bunga ini menarik curiosity yg besar bagi org yg baru pertama kali melihatnya.
Soal melihat halaman orang lebih bagus...hmm..saya berpendapat agak lain bu, lagi2 dalam hal bunga2an, saya pribadi cenderung "chauvinistis". saya sangat bangga dengan vegetasi tropis.
Bunga Kamboja, Melati dan Kenanga adalah bunga kesukaan saya sampai sekarang. Benar2 "biarpun saya pergi jauh tidakkan hilang dari kalbu" deh..hehehe..
Ironisnya mau tak mau saya mengakui "Kota Hamburg lebih hijau" dan harus angkat topi pada menagement taman-taman dan tata kota di Hamburg. Apalagi untuk negara empat musim begini, perawatannya pasti sangat mahal.
Andai kata taman kota Jakarta tidak selalu dikurangi..sebab rasanya banyak orang seperti saya yang lebih suka pergi ke taman dari pada ke Mall.
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 5, 2007 11:08 nachm.
Walaupun belum bisa melihat langsung, lihat foto2nya Kak Lessy aja udah seneng banget:)
Kommentiert von: Papan Tulis | Mai 5, 2007 11:15 nachm.
Ah Sofi..kalau berjodoh tentu nanti Sofi akan bisa lihat langsung yah. Baik bunganya maupun tamannya, atau mungkin..orangnya? ;)
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 5, 2007 11:43 nachm.
Lagipula, masak "bunga makan bunga"?
Si "cenik" ini kan sudah jadi "bunga" di rumah, jika masih makan bunga juga selain terkena risiko keracunan juga dianggap kanibalisme.
Tapi bunga tidak selalu harus yang terlihat indah, coba ingat syair salah satu celoteh Iwan Fals:
"Bungaku, bunga liar / Bungaku, bunga trotoar!"
Kommentiert von: Ikhlasul | Mai 6, 2007 01:54 vorm.
Bunga cantik pasti ada aja deh jeleknya,mawar jg cantik tp banyak tuh durinya,klo mba lessy cantik apa dunk kurangnya??:-D
Kommentiert von: AyOe | Mai 6, 2007 06:23 vorm.
Mas Amal:
Duh jadi malu nih lagi2 tulisan blogku dibaca mas Amal sang jagoan nulis. Uda Andri ketawa-tawa pas baca saya jadi bunga di rumah. (lho?) Mas Amal memang klop kalau bercanda sama uda Andri.
"Bunga" tak selalu cantik?
hmm..
Tapi kok sudah terlanjur dalam pemikiran saya, jika kata bunga biasanya dipakai untuk mempercantik penggambaran suatu objek? jadi bunga trotoar itu yah..dari kaca mata si Iwan Fals..cantik juga. :D atau (?)
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 6, 2007 06:35 vorm.
Ayoe:
aduh..baca komenmu, bergetar hati ini Yoe. Kalaupun tampak cantik, karena itu rancu o/ kecantikan bunga yg ada disekitar.
Kekuranganku significant bgt Yoe: aku kurang "tinggi" Yoe.
Ngeri banget!! Sudah begitu masih tetap berani mimpi tanganku bisa sampai memetik bunga di surga pula..
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 6, 2007 06:48 vorm.
Asik..asik...mau ketemu Kak Lessy:)
Kommentiert von: Papan Tulis | Mai 6, 2007 07:37 vorm.
Asik...ngebakso yuk Sofi..*makann aja aku pikirannya*
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 6, 2007 10:30 vorm.
cantik banget bunganya:)warna2nya juga seru2..tapi emang ada yg mo makan bunga kak lessy??
Kommentiert von: Rika | Mai 6, 2007 07:50 nachm.
Bunganya cantik-cantik....tenang aja Les,para pembaca blog ini sepertinya bukan pemakan bunga kok...hihihi.
Wisteria itu ternyata nama bunga ya, baru tahu *senyum malu* pantesan dijadiin nama komplek tempat tinggal di serial desperate housewives...
Kommentiert von: irma | Mai 7, 2007 02:25 vorm.
kalo punya taman rapi jali kek gini pan ocre ya...*ngayal*
Kommentiert von: iYa | Mai 7, 2007 06:24 vorm.
Rika:
Ada lho Ka yg rasa ingin tahunya tinggi bgt kalo liat bunga2 berwarna "Seru"..contohnya..anak kecil, mereka kan suka penasaran..(kadang aku juga :D)..nah maksudnya kalau ada ibu2 yang pas jalan2 sama anaknya trus ada tanaman beracun bisa lebih preventif
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 7, 2007 04:39 nachm.
Mbak Irma:
Oo.iya..aku baca ada nama jalan "Wisteria lane" di Film itu yah? wah apa karena jalan itu banyak pohon Wisterianya yah? (aku nggak pernah nonton Film ini sih...jadi penasaran nih)
Iya:
Iya mpok..ocre deh ada taman kota gini..gratis pula..betah deh gue. :))
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 7, 2007 05:05 nachm.
Bawa ya Les... ke Jakarta... hehehe... sebagian kita kasih ke Hari aja, suruh makan...
Kommentiert von: MaYa | Mai 7, 2007 07:52 nachm.
Wadoohhh...biar kecil jg kyk cabe rawit,sekali pandang langsung pedes deh.weks....ga nyambung kale.hehehe..
mba lessy kpn plg neh???jgn lupa oleh2nya ya...kekekek...
Kommentiert von: AyOe | Mai 8, 2007 07:55 vorm.
Mbak Maya:
Aduh kasihan dong mbak, bunganya..;)
Ayoe:
Waduh..perumpamaannya berubah ke cabe rawit. Cabe rawit mah sekali pandang gak pedes Yoe..kecuali dipandangnya pas cabe rawitnya lagi direbus..malah sampai bersin2 keluar air mata deh..:D
Oh ya.....Ayoe ada di mana Yoe? Jakarta kah?
Kommentiert von: WayanLessyFwd | Mai 8, 2007 11:35 vorm.
Cantik banget (bunganya) hehe.. gw gak suka bunga, tapi sumpah yang pink itu lutchu banget, he..
Kapan pulang Indo?
Kommentiert von: 'tiTIEN' | Mai 8, 2007 06:37 nachm.
Lessy mo pulng ke Indo? Lamakah? Apa kita bisa ketemu ya? Soalnya saya juga ada rencana nih mo nengok anak sebulan....
Kommentiert von: Poppie | Mai 9, 2007 01:46 vorm.
*boleh dipandang..tak boleh dimakan!*
Kalo amoy ama iin....Boleh dipandang,harus ditendang,weeek !!!
Kommentiert von: ' H a R i ' | Mai 9, 2007 08:14 nachm.
hush Mawar (aduh nama boleh nama bunga, tapi kok gak sensitip siy?!)
Uh..ini kan gak lagi ngomongin jurus beladiri War..
eh eh..Aikido emang pake nendang2? bukannya yg pake stik atau tongkat gitu? *Bingung gak sih?* ;D
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 10, 2007 04:33 nachm.
Lha?! gw blm komen2 apa2 kok di sini tiba2 udah maen ditendang aja *watawww...ooppsss...gileee sakit bgt taukkk...jempol gw!*...apa kurang baeknya sih gw selama ini sama loe...coba deh kayak gitu kok ngakunya orang baek sih Mas Hari...
*nahan ngakak secara nendang aja kok ngga becus gitu cuma kena jempol*
Kommentiert von: Mutiara 'Iin' | Mai 11, 2007 09:18 vorm.
.....lho...gw emang anak baek2....alim..jujur...ga sombong....
Kommentiert von: ' H a R i ' | Mai 11, 2007 06:20 nachm.
bunganya bagus,cantik dan menawan.klo dipetik dan dihadiahkan ke orang,pasti tertarik.cuma sayangnya beracun.boleh tanya,itu termasuk langka gak ya mbak?
Kommentiert von: meka rohmayani | Juli 4, 2007 08:19 vorm.
keren banget yah...ga nyangka itu di Hamburg...:)
anyway, comments nya lucu2...*ngakak*
Kommentiert von: Kezia | Mai 8, 2008 08:32 vorm.
@meka: sepertinya nggak terlalu langka bunga ini mash banyak ditemui di taman2 negeri 4 musim...cuma memang bukan termasuk bunga yg ada di mana mana tumbuhnya
@Kezia: Hehehe...itulah Kez...keriaan dan kericuhan BD th lalu masih pada heboh blogging di blog FS...cuma aku sekarang lebih nyaman masang koleks foto2 d Multiply..tapi sesekali masih nyambangin FS sih...
Kommentiert von: WayanLessy | Mai 10, 2008 01:20 vorm.